Aqiqah Madenah – Melihat si Kecil tersenyum, tertawa atau bahkan melakukan sesuatu yang baru itu merupakan suatu kebanggaan dan kebahagiaan tersendiri bagi Ayah dan Bunda.

Tahukah Ayah dan Bunda? Hal tersebut menunjukkan bahwa si Kecil mengalami perkembangan pada diri dan tubuhnya. Oleh sebab itu, Ayah dan Bunda harus senantiasa mengecek kesehatan dan perkembangan si Kecil.

Termasuk kesehatan pendengaran! Yang seringkali kita lupa untuk memastikannya. Padahal, si Kecil yang belum mampu mengungkapkan apa yang tengah ia rasakan, itu menjadi suatu tantangan sekaligus tanggung jawab orang tua atas segala yang si Kecil butuhkan.

Oleh sebab itu, Ayah dan Bunda perlu mencari tahu lebih banyak informasi mengenai kebutuhan si Kecil.

Melansir dari laman halodoc.com, bahwa faktanya, bayi sudah dapat mendengar suara dari dunia luar saat berada di dalam kandungan sekitar usia 23 minggu.

Ketika memasuki usia 35 minggu, semua bagian telinga sudah terbentuk sempurna, tetapi pendengaran bayi harus terus dipastikan kesehatannya, bahkan setelah lahir.

Nah, pada usia sekitar 0-6 bulan, apakah Ayah dan Bunda sudah memastikan si Kecil memiliki pendengaran yang optimal? Bagaimana cara Ayah dan Bunda mengetahuinya? Berikut merupakan beberapa tanda-tanda pendengaran si Kecil optimal:

  1. Bereaksi terhadap suara keras.
  2. Tersenyum saat melihat Ayah dan Bunda ketika diajak berbicara.
  3. Berhenti menangis saat Ayah dan Bunda menghibur.
  4. Memiliki suara atau tempo tangisan yang berbeda-beda, misalnya tangisan bosan dan tangisan lapar berbeda.
  5. Mengoceh dan mengeluarkan suara selain menangis.
  6. Memperhatikan dan mengikuti bunyi dengan lirikan matanya.
  7. Menikmati nyanyian Ayah dan Bunda dan atau musik di sekitarnya.
  8. Tertawa kencang saat Ayah dan Bunda diajak bercanda.

Itulah tadi beberapa tanda si Kecil memiliki pendengaran yang optimal, dan dapat Ayah dan Bunda coba di rumah.

Jika pada usia lebih atau samadengan enam bulan si kecil masih belum bisa melakukan beberapa tanda diatas, segeralah konsultasi kepada dokter spesialis anak terdekat ya, Ayah dan Bunda!

Karena hal tersebut membutuhkan tenaga profesional. Semangat terus ya, Ayah dan Bunda!

Sumber gambar: id.theasianparent.com

Penulis: Aisyah