Aqiqah Madinah – Muntah adalah suatu kondisi di mana isi lambung dan usus keluar dari mulut melalui saluran pencernaan. Muntah pada bayi ataupun anak-anak merupakan hal yang wajar jika terjadi sesekali dan dalam rentan waktu yang relatif singkat.

Pada umumnya, jika terjadi satu atau dua kali dan berhenti dalam dua hari, muntah tidak menandakan sesuatu yang serius. Salah satu penyebab umum muntah pada bayi dan anak anak adalah gastroenteritis. Gastroenteritis adalah infeksi pada saluran pencernaan yang disebabkan oleh virus, bakteri, atau parasit.

Gejala gastroenteritis termasuk mual, muntah, diare, dan demam. Muntah pada anak juga bisa disebabkan oleh masalah medis lain seperti alergi/keracunan makanan, efek samping obat-obatan hingga hal yang lebih serius seperti meningitis, radang usus buntu hingga hernia strangulata.

Selain faktor medis, muntah pada bayi dan anak-anak juga bisa disebabkan oleh faktor non-medis seperti perjalanan jauh yang membuat bayi atau anak mabuk, cemas berlebih, stres, hingga karena makan terlalu banyak. Saat si kecil muntah yang perlu Ayah dan Bunda lakukan, yaitu sebagai berikut!

  • Jangan panik dan awasi terus kondisinya.
  • Apabila penyebab utamanya gastroenteritis, maka pada umumnya dia akan pulih dalam 24 jam penting untuk menjaga si Kecil terhidrasi. Bayi yang masih menyusui tetap diberikan susu.
  • Bagi si Kecil yang tidak kehilangan nafsu makan, maka makanan padat aman cukup aman untuk diberikan. Namun, jika dia menolak makan atau minum, maka sup ayam bening atau air dalam porsi kecil bisa diberikan untuk mencegah dehidrasi.
  • Tidak memberikan obat antidiare atau antimuntah tanpa rekomendasi dokter.
  • Hindari pemberian jus buah dan minuman bersoda hingga kondisinya membaik.
  • Jika muntah disertai diare, pastikan untuk mengurangi aktivitasnya seperti sekolah atau tempat bermain dan biarkan dia lebih banyak beristirahat.
  • Disarankan juga untuk memberikan larutan rehidrasi oral (oralit) jika muntah terjadi secara berulang dan disertai diare yang parah.

Namun, segera bawa si Kecil ke dokter anak jika ia mengalami gejala berikut ini, ya!

  • Muntah terus menerus secara berulang.
  • Si kecil terlihat mengalami dehidrasi yang terlihat dari mulut yang kering, menangis tanpa keluar air mata, tidak atau jarang buang air kecil dan terlihat lelah/mengantuk.
  • Muntahnya berwarna hijau atau terdapat darah.
  • Muntah tidak berhenti setelah dua hari.
  • Muntah disertai demam tinggi.
  • Mengalami¬†projectile vomiting¬†dengan ciri isi lambung termuntahkan cukup jauh bahkan hingga beberapa meter.
  • Perut membengkak atau terasa sangat lunak.

Cara Mencegah Penyebaran Gastroenteritis

  • Rutin cuci tangan dengan sabun, terlebih setelah ayah-bunda mengganti pakaian yang terkena muntahan atau membersihkan bekas muntahan anak.
  • Cuci tangan sebelum menyiapkan makanan anak atau setelah buang air di toilet.
  • Sangat disarankan untuk menggunakan sarung tangan plastik sekali pakai saat membersihkan muntahan anak. Segera buang sarung tangan ke tempat sampah setelah selesai digunakan.
  • Liburkan anak dari sekolah dan aktivitas lain hingga kondisinya membaik.
  • Berikan vaksin rotavirus pada si kecil.

Sumber: Mooimom

Penulis: Aisyah